
Dalam ajaran Islam, iman kepada malaikat merupakan salah satu dari rukun iman yang wajib diyakini oleh setiap muslim. Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang diciptakan dari cahaya (nur), selalu taat, tidak pernah bermaksiat, dan senantiasa menjalankan perintah Allah tanpa membantah.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an bahwa para malaikat adalah hamba-hamba yang dimuliakan dan selalu patuh terhadap perintah-Nya.
Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda:
"Malaikat diciptakan dari cahaya, jin diciptakan dari nyala api, dan Adam diciptakan dari apa yang telah dijelaskan kepada kalian" (HR. Muslim).
Pengertian Malaikat dalam Islam

Malaikat adalah makhluk gaib yang:
- Diciptakan dari cahaya
- Tidak memiliki hawa nafsu. "...Dan (malaikat-malaikat) yang di sisi-Nya, tidak mempunyai rasa angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih." (QS. Al-Anbiya: 19).
- Tidak makan dan minum
- Selalu bertasbih dan beribadah kepada Allah SWT
- Taat sepenuhnya terhadap perintah Allah SWT . "...Mereka (malaikat-malaikat) tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan." (QS. At-Tahrim: 6).
- Keberadaan malaikat tidak dapat dilihat oleh manusia biasa, kecuali atas izin Allah SWT.
- Sebagai penjaga manusia. Allah berfirman: "Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah..." (QS. Ar-Ra'd: 11). Dijelaskan juga dalam hadits:
"Malaikat-malaikat malam dan siang datang silih berganti mengawasi kalian..." (HR. Bukhari & Muslim).
Nama-Nama Malaikat Allah SWT dan Tugasnya
Berikut adalah 10 malaikat Allah SWT yang wajib diketahui beserta tugas-tugasnya:
1. Malaikat Jibril AS

Malaikat Jibril memiliki 600 Sayap (HR. Bukhari & Muslim): Dari Aisyah RA, Nabi SAW bersabda bahwa beliau melihat Jibril dalam wujud aslinya memiliki 600 sayap, di mana setiap sayapnya menutup ufuk.
Tugas:
Menyampaikan wahyu dari Allah SWT kepada para nabi dan rasul, termasuk menyampaikan Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad ﷺ. Allah berfirman:
"Katakanlah (Muhammad), 'Siapa yang menjadi musuh Jibril, maka (ketahuilah) bahwa dialah yang telah menurunkan (Al-Qur'an) ke dalam hatimu dengan izin Allah, membenarkan apa (kitab-kitab) yang terdahulu, dan menjadi petunjuk serta berita gembira bagi orang-orang beriman” (QS. Al Baqarah : 97)
2. Malaikat Mikail AS

Dari Anas bin Malik RA, Rasulullah SAW pernah bertanya kepada Jibril, "Mengapa saya tidak pernah melihat Mikail tersenyum?" Jibril menjawab, "Mikail tidak pernah tersenyum sejak neraka diciptakan." (HR. Ahmad, dinilai hasan oleh Al-Albani).
Tugas:
Mengatur rezeki atas izin Allah, seperti hujan, angin, tumbuh-tumbuhan, dan kesuburan bumi. Allah berfirman:
"Barangsiapa menjadi musuh Allah, malaikat-malaikat-Nya, rasul-rasul-Nya, Jibril dan Mikail, maka sesungguhnya Allah musuh bagi orang-orang kafir.” (QS. Al Baqarah: 98)
3. Malaikat Israfil AS

Tugas:
Meniup sangkakala pada hari kiamat.
- Tiupan pertama: menghancurkan alam semesta
- Tiupan kedua: membangkitkan seluruh makhluk untuk hari kebangkitan
Allah berfirman dalam QS. Az-Zumar [39]: 68
وَنُفِخَ فِى الصُّوْرِ فَصَعِقَ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ اِلَّا مَنْ شَاۤءَ اللّٰهُ ۗثُمَّ نُفِخَ فِيْهِ اُخْرٰى فَاِذَا هُمْ قِيَامٌ يَّنْظُرُوْنَ
"Dan sangkakala pun ditiup, maka matilah semua (makhluk) yang di langit dan di bumi kecuali mereka yang dikehendaki Allah. Kemudian ditiup sekali lagi (sangkakala itu) maka seketika itu mereka bangun (dari kuburnya) menunggu (keputusan Allah).”
Dalam hadist juga menjelaskan wujud dan kewaspadaan malaikat Israfil:
"Pembawa sangkakala tidak pernah berkedip sejak diberi tugas. Ia memandang terus ke arah Arsy karena khawatir diperintahkan sebelum matanya kembali berkedip. Kedua matanya laksana bintang bersinar," (H.R Hakim)
4. Malaikat Izrail AS

Tugas Nya:
Mencabut nyawa seluruh makhluk hidup atas perintah Allah SWT, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Allah SWT berfirman:
قُلْ يَتَوَفّٰىكُمْ مَّلَكُ الْمَوْتِ الَّذِيْ وُكِّلَ بِكُمْ ثُمَّ اِلٰى رَبِّكُمْ تُرْجَعُوْنَ ١١
"Katakanlah: "Malaikat maut yang diserahi untuk (mencabut nyawa)-mu akan mematikanmu, kemudian hanya kepada Tuhanmulah kamu akan dikembalikan." (Qs. As-Sajdah :11)
Rasulullah SAW menjelaskan perbedaan wujud malaikat maut saat mencabut nyawa orang beriman dan kafir:
- Orang Beriman: Malaikat maut datang dengan rupa yang baik, beraroma harum, dan tampak berseri-seri.
Orang Kafir: Malaikat maut datang dengan rupa yang menyeramkan, kulit hitam, dan menakutkan.
5. Malaikat Munkar AS

Tugas:
Menanyai manusia di alam kubur tentang iman, Tuhan, dan agama setelah meninggal dunia.
Dalam riwayar hadist menyembutkan:
"Apabila mayat atau salah seorang dari kalian sudah dikuburkan, ia akan didatangi dua malaikat hitam dan biru, salah satunya Munkar dan yang lain Nakir, keduanya berkata: Apa pendapatmu tentang orang ini (Nabi Muhammad)?...". (HR. Tirmidzi)
6. Malaikat Nakir AS

Tugas:
Bersama Malaikat Munkar, memberikan pertanyaan di alam kubur sebagai ujian keimanan. Dalam kitab dijelaskan:
ويسألان كل إنسان بلغته ويقولان له من ربك وما دينك ومن نبيك وما قبلتك ومن إخوتك وما إمامك وما منهاجك وما عملك
“Keduanya (malaikat Munkar dan Nakir) bertanya kepada setiap ahli kubur dengan bahasa yang bersangkutan. Keduanya bertanya, ‘Siapa tuhanmu? Apa agamamu? Siapa nabimu? Apa kiblatmu? Siapa saudaramu? Apa imammu? Apa jalan hidupmu? Apa amalmu?’” (Riwayat Syekh M Nawawi Banten, Syarah Nuruz Zhalam ala Aqidatil Awam)
7. Malaikat Raqib AS

Tugas:
Mencatat seluruh amal baik yang dilakukan manusia selama hidup di dunia. Allah SWT berfirman:
وَاِنَّ عَلَيْكُمْ لَحٰفِظِيْنَۙ ١٠ كِرَامًا كٰتِبِيْنَۙ ١١ يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ ١٢
"Padahal sesungguhnya bagi kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu), yang mulia (di sisi Allah) dan yang mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu)." (QS. Al-Infitar :10-12).
8. Malaikat Atid AS

Tugas:
Mencatat seluruh amal buruk yang dilakukan manusia. Allah SWT berfirman:
اِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِّيٰنِ عَنِ الْيَمِيْنِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيْدٌ ١٧ مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ اِلَّا لَدَيْهِ رَقِيْبٌ عَتِيْدٌ ١٨
"...ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir (Raqib 'Atid).” (QS. Qaf 50: 17-18).
9. Malaikat Malik AS

Tugas:
Menjaga dan mengawasi neraka beserta para malaikat penjaganya (zabaniyah). Allah SWT berfirman:
"Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS. At-Tahrim :6)
Dalam Hadist Riwayat Bukhari (tentang Isra Mi'raj): Rasulullah SAW bersabda,
"...Lalu aku melihat laki-laki yang menyalakan api, dia adalah Malik, penjaga neraka…”
10. Malaikat Ridwan AS

Tugas:
Menjaga pintu surga dan menyambut orang-orang beriman yang masuk ke dalamnya. Allah SWT berfirman:
وَسِيْقَ الَّذِيْنَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ اِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًاۗ حَتّٰىٓ اِذَا جَاۤءُوْهَا وَفُتِحَتْ اَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلٰمٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوْهَا خٰلِدِيْنَ ٧٣
“Orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya diantar ke dalam surga secara berombongan sehingga apabila mereka telah sampai di sana dan pintu-pintunya telah dibuka, para penjaganya berkata kepada mereka, “Salāmun ‘alaikum (semoga keselamatan tercurah kepadamu), berbahagialah kamu. Maka, masuklah ke dalamnya (untuk tinggal) selama-lamanya!”” (QS. Az-Zumar :73)
Hikmah Beriman kepada Malaikat
Beriman kepada malaikat memberikan banyak pelajaran dan hikmah, di antaranya:
- Menumbuhkan rasa takut dan taat kepada Allah SWT
- Mendorong untuk berbuat baik dan menjauhi maksiat
- Menyadari bahwa setiap perbuatan akan dicatat dan dipertanggungjawabkan
- Menambah keimanan terhadap hal-hal gaib
Dalam firman Allah SWT bersabda:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْ نَزَّلَ عَلٰى رَسُوْلِهٖ وَالْكِتٰبِ الَّذِيْٓ اَنْزَلَ مِنْ قَبْلُۗ وَمَنْ يَّكْفُرْ بِاللّٰهِ وَمَلٰۤىِٕكَتِهٖ وَكُتُبِهٖ وَرُسُلِهٖ وَالْيَوْمِ الْاٰخِرِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًا ۢ بَعِيْدًا ١٣٦
“Wahai orang-orang yang beriman, tetaplah beriman kepada Allah, Rasul-Nya (Nabi Muhammad), Kitab (Al-Qur’an) yang diturunkan kepada Rasul-Nya, dan kitab yang Dia turunkan sebelumnya. Siapa yang kufur kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, dan hari Akhir sungguh dia telah tersesat sangat jauh.” (QS. An-Nisa’ :136)
Penutup
Malaikat-malaikat Allah SWT adalah makhluk yang mulia dan senantiasa patuh kepada perintah-Nya. Dengan memahami nama dan tugas-tugas malaikat, seorang muslim diharapkan dapat meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan lebih berhati-hati dalam setiap perbuatan.
“Mereka tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
(QS. At-Tahrim: 6)
Baca juga:
“Zaman Manusia Purba dan Kisah Nabi dalam Perspektif Islam”
https://nisaaulia.com/blog/zaman-manusia-purba-dan-kisah-nabi-dalam-perspektif-islam




