Hampir semua kesalahan yang dilakukan pemula saat photoshoot bukan karena mereka tidak berbakat, tapi karena mereka terlalu sadar sedang difoto.
Aku juga pernah ada di fase itu.
Terlalu banyak berpikir, terlalu ingin terlihat benar, dan akhirnya lupa menikmati prosesnya.
Dari pengalaman itulah aku belajar bahwa sebagian besar kesalahan sebenarnya sederhana, dan bisa dihindari kalau kita tahu apa yang perlu diperhatikan.
1. Terlalu Fokus pada Pose, Bukan Perasaan
Kesalahan paling umum adalah menghafal pose.
Pemula sering datang ke photoshoot dengan:
- daftar pose di kepala
- referensi yang ingin ditiru persis
- keinginan untuk “kelihatan seperti model”
Masalahnya, pose yang dihafal sering terlihat kaku karena tidak lahir dari perasaan saat itu.
Cara menghindarinya:
Fokuslah pada mood, bukan pose.
Biarkan tubuh bergerak perlahan, lalu sesuaikan dari sana.
2. Menahan Napas Tanpa Sadar
Ini terdengar sepele, tapi sering terjadi.
Saat gugup, tubuh secara refleks menahan napas. Akibatnya:
- bahu naik
- leher tegang
- wajah terlihat keras
Kamera sangat peka terhadap ketegangan seperti ini.
Cara menghindarinya:
Sebelum kamera mulai, tarik napas perlahan dan hembuskan beberapa kali.
Bernapas normal membantu tubuh terlihat lebih rileks.
3. Takut Terlihat “Biasa”
Banyak pemula takut terlihat datar atau biasa.
Akhirnya mereka:
- memaksakan ekspresi
- membuat pose terlalu besar
- tersenyum terus-menerus
Padahal ekspresi netral sering justru terlihat lebih kuat dan jujur.
Cara menghindarinya:
Izinkan dirimu terlihat sederhana.
Foto yang baik tidak selalu datang dari ekspresi yang “ramai”.
4. Kurang Berkomunikasi dengan Fotografer
Sebagian pemula merasa harus langsung tahu semuanya.
Mereka takut bertanya karena khawatir terlihat tidak profesional.
Padahal komunikasi adalah bagian penting dari photoshoot.
Cara menghindarinya:
Tanyakan hal-hal sederhana:
- arah cahaya
- mood yang diinginkan
- apakah kamu bisa bergerak lebih bebas
Photoshoot adalah kerja sama, bukan ujian.
5. Terlalu Cepat Menilai Diri Sendiri
Kesalahan lain yang sering terjadi adalah menilai diri sendiri terlalu cepat:
- “Aku jelek di kamera.”
- “Poseku aneh.”
- “Ini pasti gagal.”
Penilaian ini sering muncul sebelum sesi benar-benar selesai.
Cara menghindarinya:
Fokus pada proses, bukan hasil instan.
Banyak foto terbaik justru muncul setelah beberapa frame awal yang terasa canggung.
6. Mengabaikan Kondisi Tubuh dan Pikiran
Datang ke photoshoot dalam kondisi lelah, lapar, atau pikiran penuh akan sangat memengaruhi hasil.
Tubuh yang tidak nyaman akan sulit terlihat rileks.
Cara menghindarinya:
- tidur cukup
- minum air
- makan ringan
- beri waktu tenang sebelum sesi
Persiapan kecil ini berdampak besar.
7. Berharap Semua Frame Harus Berhasil
Tidak semua foto harus sempurna.
Dan itu normal.
Ketika pemula berharap setiap klik kamera menghasilkan foto bagus, tekanan akan meningkat.
Cara menghindarinya:
Terima bahwa photoshoot adalah proses.
Beberapa frame adalah pemanasan, bukan tujuan akhir.
Kesalahan saat photoshoot bukan sesuatu yang harus ditakuti.
Ia adalah bagian dari proses belajar.
Semakin kamu memahami kesalahan-kesalahan ini, semakin mudah kamu menikmati sesi foto berikutnya.
Dan ketika kamu menikmati prosesnya, kamera akan menangkapnya dengan sendirinya.
Baca Juga:
https://nisaaulia.com/blog/persiapan-mental-sebelum-photoshoot-untuk-pemula
https://nisaaulia.com/blog/cara-pose-untuk-pemula-saat-photoshoot